Jika kita bertanya tentang tahun berapa atau kita sebut periode
tahun berapa yang paling terburuk yang pernah bangsa indonesia hadapi?, mungkin
Sebagian besar akan menjawab saat periode kepenjajahan. Sebagian lagi mungkin
akan menjawab tahun 1998, tahun dimana hegemoni orde baru akhirnya runtuh.
Hanya Sebagian kecil yang akan mejawab bahwa tahun 1965/1965 adalah merupakan
periode terburuk bagi bangsa indonesia.
Peristiwa Gerakan 30 September 1965 merupakan hal yang tidak asing
bagi kita, terlebih fakta bahwa kita terus mendapat doktrinisasi Sejarah dari
satu pihak semata saat orde baru masih mencengkeram kekuasaan di Indonesia.
G30spki adalah sebuah perbuatan bejat yang memang tak terbantahkan, tapi apa
yang terjadi setelahnya jauh lebih bejat dan tak berkemanusiaan.
Kita akan menarik awal agar kita tahu mengapa periode 1965-1966
ini disebut periode kelam bagi bangsa ini. Benang merah yang terbentang untuk
menjembatani alasan ini adalah kenyataan bahwa saat tersebut telah terjadi
sebuah perang urat syaraf, perang dibalik layar dari dua adikuasa bumi, Soviet
dan Amerika.
Soviet menjujung tinggi budaya komunisme, turunan dari ideologi
sosialisme yang kemudian “dibakukan” oleh karl marx dan dipraktekkan oleh
Lenin. Komunisme muncul sebagai suatu kekuatan politik besar sampai saat ini
(walaupun tak sekuat sebelum soviet runtuh). Vietnam, china, korea utara adalah
salah satu negara komunis yang masih berpegang teguh pada prinsip-prinsip
komunisme, walaupun negara induknya sudah hancur terpecah belah dan malah
berbalik menjadi negara liberal. Komunisme yang mengandung niat mulia untuk
menghapus sistem kelas di Masyarakat, dengan cara menjadikan sistem otoritas
perburuhan sebagai pemegang alat produksi itu mencapai puncak kejayaan pada
masa perang dunia ke 2 dan tenggelam pada periode 90an. Untuk sejenak, akhirnya
soviet mungkin sadar bahwa tujuan mulia komunisme adalah sesuatu yang sangat
“terlalu indah” untuk menjadi nyata.
Jejak komunisme di indonesia mulai terendus saat periode
kepenjajahan Belanda. Singkat cerita, semaun akhirnya menjadi ketua partai
komunis indonesia dan mempunyai basis yang cukup besar. Kedekatan komunisme
dengan rakyat kecil membuat komunisme cukup manjur untuk dijadikan sebagai
bunga tidur bagi Sebagian besar rakyat indonesia yang terjerat kenelangsaan
saat periode kepenjajahan. Basis yang besar inilah yang membuat pki menjadi
salah satu partai politik yang diperhitungkan di saat itu, dan tidak juga luput
dari pantauan soviet serta tiongkok. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa
pendekatan pki terkadang cukup brutal di indonesia, tercatat beberapa
pemberontakan besar yang didalangi pki sempat terjadi di berbagai wilayah di
indonesia, seperti pemberontakan di Batavia tahun 1926, lalu yang cukup
fenomenal di madiun tahun 1948 dimana amir sjarifudin yang menjadi pelopornya,
seseorang yang dulu sangat dihormati itu akhirnya memilih menumpahkan ke
kecewaannya setelah perjanjian renville, dan memilih untuk bersekutu dengan
musso untuk mewujudkan “soviet baru” di madiun, dan mencapai puncaknya pada
gerakan 30 september 1965.
Apa yang terjadi di malam itu dan beberapa hari di setelahnya
adalah sebuah puncak dari konflik panas dari banyak pihak. PKI yang saat itu
tumbuh menjadi partai besar, membuat amerika kuatir atas pengaruh soviet di
indonesia, terlebih saat mengetahui bahwa begitu jor-jorannya soviet kepada
indonesia saat operasi trikora di irian barat. Ketidak sukaan pihak amerika di
dasari oleh fakta bahwa begitu “kiri”nya Soekarno saat itu, walaupun Soekarno
sendiri adalah figure yang terus bergerak di barisan nasionalis, namun Soekarno
tetap tidak bisa menutup diri atas kebiasan dirinya terhadap soviet setelah
pengacuhan pihak barat kepada indonesia menjelang operasi trikora. Cukup
beralasan mengapa Soekarno saat itu begitu dekat dengan kaum kiri, sehingga
tidak salah juga apabila beberapa golongan atau amerika sendiri menganggap
Soekarno sebagai ancaman besar sebagai orang kiri yang tidak terikat secara
langsung. Idealism nasakomnya Soekarno
terus mendorong pada konsep penyatuan atau penyeimbangan antara komunisme
nasionalis dan agamis. Hal inilah yang mendorong Soekarno untuk tidak ambil
pusing dengan peristiwa G30spki atau ia sendiri menyebutnya sebagai gestok
(gerakan satu oktober) dan memilih menyebutnya sebagai riak-riak kecil dalam
dunia politik. Namun Soekarno memang salah Langkah saat itu, pengacuhan
tersebut berdampak cukup besar untuk sebagai prosesi penguburan karir
kepresidenannya. Soekarno mungkin adalah tokoh yang cukup vocal di luaran sana
sehingga kiprahnya cukup untuk ditandai oleh berbagai negara adidaya,
perseteruannya terhadap Malaysia dalam peristiwa ganyang Malaysia di tahun yang
sama, membuat beberapa pihak cukup gerah, termasuk inggris dan amerika. Upaya
inggris untuk memerdekakan Malaysia mendapat pertentangan keras Soekarno karena
Soekarno melihat itu sebagai ancaman bagi kedaulatan negara indonesia, alih
alih sebagai suatu negara Merdeka, Malaysia dipandang hanya akan menjadi sebuah
pangkalan mata-mata inggris di Kawasan asia Tenggara.
Konflik yang terus terjadi secara berkepanjangan dan dalam tempo
yang singkat dari satu konflik ke konflik lainnya, membuat keadaan ekonomi
indonesia tidak stabil saat itu. Anggaran nasional yang defisit setelah
difokuskan untuk memborong besar-besaran alutsista milik soviet seperti Tupolev
tu-16 pesawat pengebom milik soviet, dan kapal penjelajah kelas berat yang
sangat fenomenal saat itu yaitu kri irian, membuat keadaan ekonomi di indonesia
berada di ambang ke bangkrutan, inflasi mencapai 1000% rakyat sangat susah
mendapatkan makanan. Kondisi juga diperparah dengan keadaan Perusahaan hasil
nasionalisasi dari pihak Belanda yang menurun drastis hasil produksinya sebagai
hasil kinerja warga negara indonesia yang kurang cakap untuk menjalankan
Perusahaan besar kala itu. Hal inilah yang mendorong pada terkikisnya
kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan Soekarno.
Hal ini berbarengan dengan memanasnya suhu politik antara Angkatan
darat dan Pki. Sebagai catatan, Angkatan darat secara tidak langsung sudah
terjebak pada konsep “Jakarta method” yang dijalankan oleh Amerika. Amerika
menyadari sepenuhnya kegagalan mereka dalam menggulingkan Soekarno dengan cara
verbal seperti mendanai pemberontakan-pemberontakan di indonesia kala itu,
sehingga mereka menempuh cara baru dengan cara “mendidik” perwira Angkatan
darat indonesia ke amerika dengan beasiswa yang Cuma-Cuma, sehingga hasil
didikan amerikalah yang menjadi pisau bermata dua, dimana di satu sisi Angkatan
daratakan mendapat Pendidikan yang mumpuni, namun disisi lain mereka yang
terjerat akan menjadi mata-mata tidak langsung CIA di indonesia dan membentuk
stigma “Anti komunisme” di diri setiap didikan Amerika. Mungkin cara inilah
yang paling efektif bagi amerika karena akhirnya mereka mampu menjebak pki dan
Angkatan darat kedalam suatu konflik politik yang cukup lama sebelum akhirnya
mencapai puncaknya. Usulan pki untuk pembuatan Angkatan ke lima dimana buruh
dan petani akan dipersenjatai akhirnya mendorong konflik politik dua pihak ini
sampai pada titik didih paling Tingkat tinggi.
G30spki adalah puncak dari ledakan konflik dua pihak ini, dimana
pembunuhan 6 jenderal dan satu perwira terjadi secara cepat di satu malam di
tengah pergantian bulan September dan oktober di tahun 1965. Pasukan
tjakrabirawa yang dipimpin oleh kolonel untung bergerak secara teroganisir
menuju ke rumah-rumah jenderal, membunuhnya dan menguburkannya secara tak
manusiawi ke satu lubang sumur yang amat sempit. Tidak ada yang benar-benar
tahu motif dari peristiwa tersebut, semuanya terasa sangat abu-abu, hanya menurut
pada desas-desus pembentukan dewan jenderal untuk pengguligan Soekarno. Pasukan
tjakrabirawa yang saat itu memang fitrahnya adalah penjaga bagi keselamatan
Soekarno bergerak cepat untuk mengamankan para pihak-pihak yang dicurigai
terlibat dalam rencana pembentukan dewan jenderal.
Satu pertanyaan muncul. Tidak ada yang tahu pasti siapa yang
memunculkan desas-desus tersebut, kecuali dapat diruntut awal munculnya
desas-desus tersebut, yaitu saat rapat pki beberapa minggu sebelum peristiwa
tersebut. Hal ini cukup menjadi pertanyaan karena dari berbagai pihak, tidak
ada yang tahu pasti siapa yang mencetuskan desas-desus tersebut, semuanya hanya
mengetahui konsesus untuk menangkap para jenderal sesegera mungkin dan segera
mungkin dihadapkan kepada Soekarno di istana negara. Sesuatu yang cukup blunder
yang akhirnya malah dimaknai sebagai penghabisan para jenderal di daerah lubang
buaya.
Lalu kemana pak harto saat itu? Pak harto saat itu menjabat
sebagai pangkostrad, kantornya dahulu ada di Seberang monas. Pak harto menjadi
figure yang kontroversial setelah ia mendapat surat yang fenomenal yaitu
supersemar yang akhirnya mengantarkannya kepada tampuk kepemimpinan negara
republic indonesia. Kiprah pak harto memang tidak bisa dianggap bersih karena
beliau sempat terlibat skandal bisnis yang akhirnya membuat jenderal A.H.
Nasution cukup marah dan memutuskan untuk memindahkannya ke kostrad sebagai
upaya penguburan karir pak harto saat itu. Di kostrad membuatnya lolos dari
dugaan keterlibatannya di dewan jenderal, sehingga ia mendapatkan asumsi bahwa
pak harto adalah orang yang loyal dengan pak karno. Namun, saya rasa pak harto
adalah orang yang cukup cerdik sebagai the right man on the right place. Karena
sejatinya pak harto sangat mengetahui gerakan ini. Malam sebelum kejadian itu
terjadi, kolonel untung sempat melaporkan kejadian tersebut kepada pak harto di
rumah sakit Angkatan darat guna mengobati luka tomi Suharto yang saat itu
tangannya ketumpahan sup panas. Namun alih-alih untuk bereaksi cepat, pak harto
hanya bersikap tenang dan cenderung tidak menjawab selain pertanyaan formalitas
seperti “kapan kejadiannya? Dan di pimpin siapa?” semuanya sangat dingin, entah
karena memang sedang panik karena kejadian yang menimpa anaknya atau pak harto
mungkin memikirkan hal lain.
Hal inilah yang menguatkan asumsi dari berbagai pihak, kalau
sebenarnya g30spki adalah scenario dari pak harto untuk menggulingkan
kepemerintahan Soekarno secara tidak langsung, terlebih di dukung oleh beberapa
bukti seperti berusahanya ia menghindari fakta bahwa kolonel untung telah
melaporkan kejadian tersebut kepada dirinya saat di rsad, yang semula ia
mengatakan kolonel untung tidak datang melapor kepadanya, dan kemudian ia ralat
pada interview beberapa tahun setelahnya sebagai kejadian dimana kolonel untung
datang namun hanya diam dan melihatnya dari luar jendela bangsal rumah sakit.
Selain itu, upaya pak harto untuk mengumpulkan seluruh pasukan ke Jakarta saat
hari tni, dipandang sebagai upaya people power, dimana pak harto
cenderung dipandang sedang berupaya untuk memperlihatkan citranya sebagai
pangkostrad.
Pak harto memang tak langsung bereaksi saat itu, ia memilih pulang
lalu mengaku dikejutkan oleh beritapenghilangan beberapa jenderal Angkatan
darat. Segera ia memakai seragam dinasnya lalu berangkat ke kantor dan
mengambil alih seluruh pimpinan Angkatan darat saat itu, ia jugalah yang
memanggil Letnan jendral sarwo edhie Wibowo selaku kepala rpkad dari Malaysia
Kembali ke Jakarta guna memimpin operasi pembubaran pki dan operasi trisula
guna membabat habis pki sampai ke akar-akarnya.
Kita mungkin telah tiba di chapter terakhir dimana peristiwa
terkelam dalam bangsa ini terjadi, pelanggaran ham masal di satu periode itu
mengaruskan 1.000.000 warga negara indonesia melayang nyawanya.
Pembantain masal ini, terjadi serempak di daerah Sumatra, jawa dan bali, dengan
beberapa dari mereka tidak melalui pengadilan secara sah, yang beruntung
mungkin hanya menjadi tahanan politik dan yang naas harus merelakan nyawanya
hilang tak bertuan. Kuburan-kuburan masal tercipta secara dadakan tahun
tersebut. Berisi puluhan mayat yang tertumpuk menjadi satu, dijagal secara
brutal dengan tembakan membabi buta. Hutan-hutan menelan kekelaman mereka
bersama cerita urban legend yang terus berkembang di Masyarakat. Sungai, laut
dan bahkan pekarangan rumah orang penuh darah pada periode tersebut. Pengadilan
dan penyidikan yang tidak rapi, membuat penetapan standar tersangka sangatlah
acak, sehingga acap kali korban yang diberedel peluru adalah korban yang tak
tahu menahu dengan permasalahan tersebut dan hanya dijadikan kambing hitam dari
hubungan pertetangaan yang kurang harmonis. Hal inilah yang dapat menjadikan
kasus ini sebagai kasus pelanggaran ham berat. Terlebih ke tidak
akuratan jumlah korban dimana warta local hanya menyebutkan 500.000, CIA yang
melaporkan sebanyak 1.000.000 korban, sarwo edhi yang menyatakan sebanyak
2.000.000 korban, dan Soekarno yang menyatakan 78.000 korban.
Jawa tengah merupakan salah satu provinsi yang paling berdampak
terhadap penurunan populasi karena peristiwa pembantaian ini. Kabupaten pati
mencatatkan beberapa korban dengan korban yang bisa di data sebanyak 25
orang, dikubur di 3 lubang terpisah di pedalaman hutan jlegong. Di
kabupaten Rembang dengan sebanyak 20an (dugaan) yang dikubur secara masal di
hutan pohon bogor (siwalan) perbatasan desa pomahan dan desa sulang, serta
Sebagian di tpk desa kemadu. Dan dijepara sendiri terdapat beberapa
dugaan pemakaman masal korban pembantaian 1965-1966 di sekitar Pantai
kartini, dan pedalaman hutan jati di kecamatan kembang.
Dampak yang dihasilkan dari pembantain masal ini sangatlah besar,
terjadi penurunan populasi warga negara indonesia pada sensus penduduk tahun
1970. Lengsernya Soekarno dari pangku kekuasaan kepresidenan karena sikap
acuhnya terhadap g30spki, kemerosotan ekonomi dan membuatnya sebagai figure
yang cukup dibenci rakyat pada tahun-tahun itu, lalu naiknya pak harto menjadi
seorang presiden yang akhirnya membuat indonesia memasuki medio orde baru.
Sumber :
Youtube: Sepulang sekolah "Peran CIA dalam G30S! merusuh dibanyak negara! demi supremasi AS! Learning by googling
https://youtu.be/NtBF23ViJxA?si=cPDa9ZfXv05dr91k
Youtube: Kok bisa "Seberapa parah pembantaian 1965-1966 Sebenarnya?"
https://youtu.be/LlZeVYQJYBI?si=91XvErxniEql-Sg6
Youtube: Inspect history "Mengapa G30S bisa terjadi?"
https://youtu.be/KulfHubqC-w?si=qPCX4kpx94Kv_6K-
Youtube: Hipotesa "The rise and fall PKI"
https://youtu.be/SmsWvNMEIb4?si=HbA4giI_LUNZ84O4
Buku "Saksi dan Pelaku Gestapu" terbitan media pressindo
Artikel bbc indonesia. "Malam jahanam di hutan jati jlegong"
https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150922_indonesia_lapsus_melacakkuburanmassal
Blog kodim 0719 jepara "disinyalir ada kuburan massal di jepara"
https://0719kodimjepara.blogspot.com/2016/05/disinyalir-ada-kuburan-massal-di-jepara.html
Artikel Detik.com "Pasca G30S: Sejarah yang tak pernah di ajarkan di sekolah"
https://news.detik.com/berita/d-5199102/pasca-g30s-pembantaian-sejuta-orang-yang-tak-pernah-diajarkan-di-sekolah
Courtesy of pictures: Pinterest.

Komentar
Posting Komentar